- Penduduk UEA berencana untuk banyak berinvestasi dalam kripto di tahun mendatang.
- Karena penduduknya sangat menyukai kripto, otoritas UEA memiliki kebijakan unik yang mendorong adopsi.
Penduduk di Uni Emirat Arab (UEA) telah menunjukkan minat yang meningkat terhadap investasi kripto pada tahun 2024. Lebih dari 30% dari investor ini dilaporkan akan meningkatkan kepemilikan kripto mereka pada tahun 2025.
37% Investor UEA Akan Meningkatkan Kepemilikan Kripto
Khususnya, UEA mengalami peningkatan investasi kripto sebesar US$34 miliar dari tahun 2023 hingga Juni 2024, naik 42% dari tahun sebelumnya. Bitcoin memainkan peran kunci dalam lonjakan ini, menyumbang 19% dari pasar, sementara stablecoin seperti Tether mendominasi dengan 51%.
CNF melaporkan bahwa UEA dikabarkan telah mengumpulkan $40 miliar dalam kepemilikan Bitcoin. Meskipun klaim ini hanya hipotetis, namun hal ini semakin membuktikan komitmen kuat UEA terhadap industri aset digital.
Surveiaplikasi investasi eToro baru-baru ini mengungkapkan rencana menarik di antara investor ritel UEA untuk tahun mendatang. Survei dengan 1.000 peserta menemukan bahwa 37% investor ritel UEA berencana untuk meningkatkan investasi kripto mereka pada tahun 2025.
Meningkatnya minat investor menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap aset digital sebagai komponen kunci dari strategi keuangan masa depan.
Lebih dari 30% investor UEA berencana untuk meningkatkan investasi kripto pada tahun 2025
Sebuah survei oleh aplikasi investasi seluler eToro menemukan bahwa 37% investor ritel UEA bertujuan untuk meningkatkan investasi cryptocurrency mereka pada tahun 2025, menurut Cointelegraph. Di antara 1,000 investor, 40% berencana untuk meningkatkan ..
– CoinNess Global (@CoinnessGL) 24 Desember 2024
Meskipun kripto tetap menjadi pilihan populer di kalangan investor UEA, itu bukan satu-satunya bidang yang diminati.
Survei menemukan bahwa 40% investor UEA berencana untuk mendiversifikasi portofolio mereka menjadi aset tradisional, seperti saham dan obligasi. Selain itu, 38% berniat untuk berinvestasi di real estat, sementara 51% berencana untuk mengembangkan tabungan atau investasi.
Sebaliknya, 41% berfokus pada manajemen anggaran yang lebih baik. Banyak lainnya, sekitar 38%, berfokus pada perubahan gaya hidup seperti mengurangi pengeluaran seperti membeli makanan untuk dibawa pulang.
Selain itu, 32% mempertimbangkan bisnis sampingan atau pekerjaan paruh waktu untuk mendapatkan penghasilan tambahan, sementara 28% mengeksplorasi perubahan karier.
manajer regional eToro, George Naddaf, menyoroti bahwa resolusi ini mencerminkan pola pikir yang berpikiran maju di kalangan investor UEA. Kemampuan beradaptasi UEA terhadap perkembangan teknologi menunjukkan bagaimana UEA memposisikan dirinya untuk menjadi pusat kripto terkemuka di dunia pada tahun 2025.
Inisiatif Ekspansi Crypto di UEA
Selama bertahun-tahun, UEA telah memperkuat posisinya sebagai pusat global untuk Web3 dan inovasi kripto dengan beberapa inisiatif. CNF melaporkan pada bulan Oktober bahwa UEA memperkenalkan kerangka hukum baru untuk tata kelola, Rezim Asosiasi DAO (DARe) .
Inisiatif baru ini diantisipasi untuk memudahkan DAO berinteraksi dengan sistem keuangan tradisional.
Selain itu, pemerintah Dubai dan Abu Dhabi telah menetapkan kebijakan dan proyek untuk menjadikan negara mereka sebagai pusat inovasi keuangan.
Selain itu, Bank Sentral UEA telah menyetujui peluncuran AE Coin, stablecoin AED teregulasi yang didukung oleh aset nyata. Tindakan ini menunjukkan tekad UEA untuk memperkuat posisinya dalam ekonomi digital global sesuai dengan Strategi Pemerintah Digital 2025.
Secara lebih luas, pasar kripto mulai pulih dari penurunan selama dua hari. Kapitalisasi pasar telah meningkat 0,24% dalam 24 jam terakhir menjadi US$3,37 triliun. Bitcoin (BTC), aset digital terkemuka, naik 5,03% dalam jangka waktu yang sama dan diperdagangkan pada US$97.863.

