- Bank baru ini akan beroperasi di bawah kondisi yang tidak terlalu ketat, dengan menghilangkan larangan perbankan dan pembatasan pinjaman.
- Dengan modal yang dibutuhkan sebesar US$50 juta, bank ini bertujuan untuk menarik investasi dan pemangku kepentingan asing yang signifikan.
El Salvador, di bawah kepemimpinan Presiden Nayib Bukele, sedang mempertimbangkan pendirian Bank untuk Investasi Swasta (BPI), sebuah langkah yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur keuangan negara baik untuk mata uang tradisional maupun mata uang digital.
Inisiatif ini, yang disoroti oleh Duta Besar El Salvador untuk Amerika Serikat, Milena Mayorga, berupaya untuk menyediakan opsi pembiayaan yang beragam dalam dolar AS dan Bitcoin.
Detail dan Implikasi Proposal
Pada tanggal 14 Juni, dalam sebuah pernyataan di X, Mayorga menguraikan proposal untuk BPI, yang merupakan bagian dari strategi ekonomi yang lebih luas untuk El Salvador.
“Sebagai bagian dari rencana ekonomi kami untuk El Salvador, kami mengusulkan BPI, Bank Investasi Swasta, di mana kami dapat mendiversifikasi opsi pembiayaan yang ditawarkan kepada calon investor dalam Dolar dan Bitcoin,” tulis duta besar El Salvador untuk Amerika Serikat, Milena Mayorga, dalam sebuah posting yang diterbitkan pada 14 Juni di X.
Proposal ini muncul tidak lama setelah Presiden Bukele memulai masa jabatan presiden keduanya, menyusul kemenangan pemilu yang menentukan pada bulan Februari.
Bank baru ini bertujuan untuk tidak hanya memperluas peluang investasi tetapi juga untuk mengintegrasikan Bitcoin lebih dalam ke dalam kerangka kerja ekonomi negara, seperti yang disebutkan sebelumnya dalam Crypto News Flash.
As part of our economic plan for El Salvador, we propose a BPI, Bank for Private Investment, where we can diversify the financing options offered to potential investors in Dollars and #Bitcoin. 🚀#BitcoinBank#EconomicFreedom https://t.co/3hfwVvTSeX
— Milena Mayorga (@MilenaMayorga) June 14, 2024
Max Keiser, juga menyatakan optimisme tentang proposal tersebut. Dia merujuk pada perkiraan CEO Ark Invest Cathie Wood, yang menunjukkan bahwa PDB riil El Salvador dapat berkembang secara signifikan selama lima tahun ke depan, sebuah prospek yang dapat ditingkatkan dengan pendirian bank yang berfokus pada Bitcoin.
President Bukele hits ground running in new term with new legislation establishing a #BITCOIN BANK in 🇸🇻
– Borrowers can collateralize their pristine, no counter party risk #Bitcoin
Billions of #Bitcoin will flood into El Salvador upping GDP
🇸🇻 credit rating hits IG within 24… https://t.co/1olq9OWy6k
— Max Keiser (@maxkeiser) June 14, 2024
Kerangka Regulasi dan Fleksibilitas
BPI akan beroperasi di bawah lingkungan peraturan yang tidak terlalu ketat dibandingkan dengan bank tradisional. BPI tidak akan tunduk pada larangan-larangan perbankan pada umumnya, seperti pembatasan dalam berinteraksi dengan bank-bank di luar negeri atau entitas keuangan yang terkait dengan pemegang sahamnya.
Selain itu, bank yang diusulkan tidak akan memiliki batasan jumlah kredit yang dikeluarkan atau risiko yang diasumsikan terkait satu klien.
BPI akan diminta untuk memulai operasi dengan modal saham minimum US$50 juta dan dapat memiliki setidaknya dua pemegang saham, yang mungkin merupakan investor internasional. Struktur ini dimaksudkan untuk menarik investasi asing yang substansial dan mendukung pengembangan sektor jasa keuangan El Salvador.
Operasi Mata Uang Digital dan Tradisional
Bank ini direncanakan untuk menangani transaksi dalam dolar dan Bitcoin, dan berpotensi menerima otorisasi untuk beroperasi sebagai aset digital dan penyedia layanan Bitcoin. Kemampuan ganda ini menggarisbawahi komitmen berkelanjutan El Salvador untuk merangkul bitcoin sebagai alat untuk pembangunan ekonomi.
Status Saat Ini dan Proses Legislatif
Saat ini, proses legislatif yang diperlukan untuk mendirikan BPI masih dalam tahap awal. María Luisa Hayem, Menteri Ekonomi El Salvador, telah mempresentasikan proposal tersebut kepada Komisi Teknologi, Pariwisata, dan Investasi. Namun, proposal tersebut belum disetujui.
Para legislator belum mengumpulkan para pejabat untuk membahas tujuan proyek atau melakukan pemungutan suara di dalam komisi.

