- ETF Bitcoin spot AS telah mengalami rekor arus masuk baru-baru ini, dengan ETF Bitcoin BlackRock (IBIT) mengumpulkan lebih dari US$1,3 milyar dalam sepuluh sesi perdagangan terakhir.
- Peristiwa politik, termasuk tindakan Trump dan Biden baru-baru ini, telah berkontribusi pada fluktuasi pasar.
ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat telah mencatat arus masuk yang deras selama dua minggu terakhir, memecahkan rekor baru setiap harinya. Selain itu, BlackRock Bitcoin ETF IBIT telah memimpin dengan arus masuk yang sangat besar, menurut pembaruan CNF.
Selama sepuluh sesi perdagangan terakhir, IBIT mencatat arus masuk senilai lebih dari US$1,3 milyar sehingga membawa total AUM menjadi lebih dari US$18 milyar.
Hal ini menunjukkan bahwa BlackRock telah berhasil menyerap total arus keluar yang berasal dari GBTC Grayscale sejak peluncuran ETF spot. Akibatnya, arus bersih ke ETF Bitcoin spot di AS tetap berada di angka US$17 milyar.
Terbukti, investasi besar BlackRock dalam Bitcoin tampaknya membuahkan hasil yang baik. Arus masuk tersebut terjadi pada saat harga Bitcoin merosot hingga US$53.500 dan sepanjang jalur pemulihannya menjadi US$65.000.
Di tengah arus masuk saat ini, total kepemilikan BTC di IBIT BlackRock telah melampaui 325.000 sejak didirikan pada bulan Januari. Hasilnya, nilai total kepemilikan BTC di IBIT telah melampaui US$20 milyar. Hal ini membantu posisi IBIT sebagai ETF Bitcoin terbesar, dengan Fidelity berada di urutan kedua dengan arus masuk sebesar US$10 milyar.
FBTC Fidelity telah menjadi pemain utama, dengan arus masuk bersih sebesar US$9,962 milyar. Minat yang kuat ini digarisbawahi oleh fakta bahwa ETF Bitcoin spot AS telah mengalami arus masuk positif selama sembilan hari berturut-turut, termasuk US$53,35 juta pada tanggal 17 Juli.
Volatilitas Harga BTC dan Jalan ke Depan
Dalam beberapa hari terakhir, harga Bitcoin telah menunjukkan volatilitas yang kuat karena peristiwa politik penting di Amerika Serikat. Pada saat berita ini ditulis, harga Bitcoin diperdagangkan naik 1% pada US$67.648 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$1,334 triliun
No coins selected
Berdasarkan laporan terbaru dari QCP Capital, pemilu AS telah memicu volatilitas dalam aset-aset berisiko yang dimulai dengan upaya pembunuhan Trump seminggu yang lalu.
Selain itu, ada spekulasi kuat bahwa Donald Trump akan mengumumkan niatnya untuk menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan setelah kemenangannya dalam pemilihan Presiden pada bulan November, menurut laporan CNF.
Di sisi lain, mundurnya Presiden Joe Biden dari pemilihan Presiden telah memberikan dorongan pada Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas, lapor CNF. Pemerintahan Biden sebagian besar tetap anti-kripto selama masa jabatannya dan dengan demikian pemecatannya telah memberikan harapan kepada komunitas kripto.
Hal ini menyebabkan pergerakan yang tidak menentu di pasar kripto, dengan Bitcoin yang awalnya turun lebih dari 1.000 poin sebelum pulih ke US$68 ribu hari ini.
Berita terkait pemilu akan terus mendorong volatilitas pasar, terutama di sektor kripto, dengan perhatian yang lebih besar pada penampilan Trump yang akan datang di konferensi Bitcoin Nashville akhir pekan ini, lapor QCP.

