- Stellar sedang dalam pertumbuhan besar-besaran karena kasus-kasus penggunaan mendorong sentimen bullish.
- Dengan RSI 90, potensi koreksi tampaknya akan segera terjadi.
Stellar (XLM) adalah salah satu peraih keuntungan terbesar di pasar kripto, dengan harga naik lebih dari 450% pada grafik bulanan. Saat Bitcoin (BTC) berkonsolidasi di sekitar US$98.000, XLM, token asli jaringan Stellar, melonjak menjadi US$0,56, level yang belum pernah terlihat sejak Mei 2021.
Stellar Bersaing dengan Mata Uang Kripto Teratas
Performa luar biasa ini telah meningkatkan kapitalisasi pasar Stellar di atas mata uang kripto terkemuka lainnya. XLM sekarang menempati peringkat ke-12 mata uang kripto terbesar, melampaui Toncoin (TON) dan Shiba Inu (SHIB). Volume perdagangan melonjak sebesar 10,2%, yang mengindikasikan partisipasi jaringan investor yang meningkat.
Berdasarkan analisis teknikal, Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa XLM overbought di atas 90, yang menandakan adanya potensi koreksi. Level resistance utama untuk XLM berada di US$0,60 dan US$0,75. Kemampuan XLM untuk menembus di atas level-level ini akan menentukan lintasan harga di masa depan.
Sementara itu, pola “Adam dan Hawa” pada kerangka waktu bulanan mengintai, yang mengisyaratkan potensi kenaikan. Pola ini menampilkan puncak ‘Adam’ berbentuk V yang diikuti oleh palung ‘Hawa’ yang lebih bertahap dan bulat, memberikan sinyal perdagangan yang jelas.
Para analis pasar telah menyatakan sentimen beragam pada lintasan jangka pendek XLM. Beberapa mengantisipasi potensi kenaikan yang berkelanjutan dengan target setinggi US$3 hingga US$5. Namun, yang lain memperingatkan bahwa kenaikan yang begitu cepat tidak berkelanjutan.
Konsensus yang luas menunjukkan potensi periode konsolidasi untuk menetapkan level support baru. Namun, saat ini, data menunjukkan bahwa harga XLM melonjak 29% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di US$0,5386.
Faktor-Faktor yang Memicu Reli XLM Saat Ini
Banyak yang mengaitkan momentum harga XLM dengan utilitasnya yang terus meningkat dalam transaksi dunia nyata. Seperti yang dilaporkan CNF, kasus penggunaan utama Stellar adalah memungkinkan transaksi lintas batas. Jaringan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transfer uang internasional yang cepat dan hemat biaya serta merupakan platform yang kuat untuk menokenkan aset dunia nyata.
Kolaborasi Stellar dengan lembaga keuangan seperti MoneyGram dan Franklin Templeton juga menambahkan kasus penggunaan yang nyata untuk jaringannya. Aplikasi dunia nyata untuk pembayaran membedakannya dari proyek-proyek lain yang sebagian besar bersifat spekulatif.
Selain itu, Stellar telah bermitra dengan IBM untuk mengintegrasikan infrastruktur keuangan yang terdesentralisasi. Aliansi semacam itu dapat membantu Stellar mencapai US$1 pada tahun 2025.
Selain itu, manfaat teknologi jaringan telah mendorong lonjakan Stellar baru-baru ini. Salah satu pendiri Stellar, Jed McCaleb, mengungkapkan dalam artikelCNF baru-baru ini bahwa jaringan ini memproses transaksi harian sepuluh kali lebih banyak daripada Ethereum, yang menunjukkan efisiensi dan keandalannya.
McCaleb menyoroti pencapaian lain dari Stellar, seperti sistem tata kelola on-chain dan Soroban, platform kontrak pintar yang dibangun untuk keamanan dan efisiensi. Dia menambahkan bahwa biaya transaksi Stellar yang sangat rendah membuatnya menjadi pesaing kuat untuk pembayaran digital untuk sebagian besar barang.
Kualitas teknik dan dokumentasi Stellar yang ramah pengembang menambah daya tariknya dengan memungkinkan pengembangan aplikasi dan adopsi jaringan. McCaleb juga memuji kesederhanaan dan kemampuan jaringan, termasuk penerbitan stablecoin bawaan, pembuatan token, dan pertukaran yang terdesentralisasi.

