- Peran kabinet potensial Musk dapat berfokus pada AI dan efisiensi pemerintah.
- Kampanye kripto Trump mendapatkan daya tarik, dengan penggalangan dana yang signifikan dalam Bitcoin.
Mengikuti berita terbaru yang dibagikan oleh CNF, Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia mungkin akan menjadikan Elon Musk sebagai anggota kabinet jika terpilih. D
alam sebuah wawancara baru-baru ini dengan mantan anggota Navy SEAL Shawn Ryan, Trump mengungkapkan niatnya untuk menawarkan CEO Tesla Elon Musk sebuah peran penting dalam pemerintahannya jika ia memenangkan pemilu.
Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, Trump menyatakan:
Dia bisa saja, seperti ungkapannya, ‘berkonsultasi’ dengan negara dan memberi Anda beberapa ide yang sangat bagus, seperti tentang AI.
Trump Menyarankan Peran Kabinet untuk Musk Seiring dengan Meningkatnya Dukungan Kripto
Trump secara khusus mengisyaratkan kemungkinan posisi kabinet untuk Musk, tetapi mengakui tantangan yang ditimbulkan oleh berbagai usaha Musk, termasuk Tesla dan SpaceX.
Sebagai alternatif, Trump menyarankan agar Musk dapat berperan sebagai konsultan pemangkasan biaya federal, dengan memuji keahliannya di bidang-bidang seperti kecerdasan buatan (AI).
Musk juga menunjukkan ketertarikannya untuk berkontribusi pada efisiensi pemerintah, dengan bercanda menandakan kesediaannya melalui sebuah unggahan di media sosial yang diberi label “D.O.G.E (Departemen Efisiensi Pemerintah).”
Jika Trump kembali berkuasa, pengaruh Musk dapat meluas, terutama di bidang-bidang seperti kendaraan listrik, kecerdasan buatan, dan kebijakan kripto.
Implikasi pasar langsungnya adalah, seiring dengan meningkatnya kampanye kripto Trump, US$4 juta telah terkumpul dalam bentuk Bitcoin dan token lainnya. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada US$62.836,94, setelah turun 1.95% pada hari lalu dan melonjak 3,80% pada minggu lalu, menurut CoinMarketCap. Lihat grafik harga BTC di bawah ini.
No coins selected

