- Pengenalan kembali XRP oleh Blockchain.com merupakan langkah strategis, dengan memanfaatkan basis pengguna yang sangat besar dan pengaruh industri yang signifikan.
- XRP, yang saat ini diperdagangkan di US$0,60, menghadapi fluktuasi yang dipengaruhi oleh penjualan whale. Sinyal harga yang positif, termasuk mempertahankan level di atas moving average utama, menunjukkan potensi pergerakan ke atas.
Blockchain.com, sebuah bursa kripto dan penyedia dompet terkemuka dengan lebih dari 37 juta pengguna terverifikasi, telah memperkenalkan kembali XRP ke platform-nya setelah pengadilan federal memutuskan bahwa kripto tersebut bukanlah sekuritas, membantah klaim SEC.
Langkah Blockchain.com ini menandai perkembangan yang signifikan, karena keputusan pengadilan federal New York sebelumnya menyatakan XRP sebagai non-sekuritas.
Dalam tweet baru-baru ini, Blockchain.com menyoroti bahwa dompetnya sekarang mendukung XRP, menjadikannya kripto terbesar kelima yang ditambahkan ke jajaran aset digital yang didukung platform ini.
Keputusan ini muncul beberapa bulan setelah beberapa startup kripto, termasuk Blockchain.com, awalnya men-delist XRP setelah SEC menuduh Ripple karena diduga menawarkan XRP sebagai sekuritas yang tidak terdaftar.
FYI Ripple (#XRP) is now live in your https://t.co/0DZyULavbV Wallet 🌐 👀
Get it here https://t.co/lqvfcsTWBU pic.twitter.com/xPcXGVmgOj
— Blockchain.com (@blockchain) December 11, 2023
Dengan adanya klarifikasi hukum dari pengadilan federal, berbagai platform kripto, seperti Blockchain.com, Coinbase, dan Binance AS, mempertimbangkan kembali pendirian mereka dan memilih untuk me-listing ulang XRP.
Pengenalan kembali XRP oleh Blockchain.com adalah langkah strategis untuk aset kripto, memanfaatkan pengaruh platform yang signifikan di industri ini. Perusahaan ini memiliki basis pengguna yang sangat besar, mengklaim lebih dari 37 juta pengguna terverifikasi dan menciptakan 80 juta dompet sejak awal.
Khususnya, Blockchain.com telah memfasilitasi transaksi kripto senilai lebih dari US$1 triliun, menurut daata CoinMarketCap. Pada data terbaru, platform ini mendukung 31 aset kripto, termasuk BTC, ETH, XLM, LTC, XRP dan SOL, menawarkan total 60 pair perdagangan.
Aksi Harga XRP
Sementara itu, harga XRP turun tipis 3,12% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada US$0,60, di tengah aksi jual besar-besaran. Meskipun tetap berada di sekitar level US$0,6 dalam sebulan terakhir, prediksi bullish baru-baru ini oleh Google Bard telah memicu optimisme di kalangan investor XRP.
Google Bard memperkirakan potensi lonjakan hingga $38,5 untuk XRP jika Bitcoin mencapai harga yang diproyeksikan sebesar US$100.000 setelah halving.
XRP telah mempertahankan posisinya di atas Exponential Moving Average (EMA) 50 hari dan 200 hari, menandakan momentum harga yang positif. Penembusan potensial di atas level resistance di US$0,6354 dapat membuka jalan bagi pergerakan naik menuju level resistance US$0,7047.

Perkembangan yang sedang berlangsung terkait kasus SEC vs Kripto, komentar dari anggota parlemen AS dan aktivitas SEC terus menjadi faktor utama yang mempengaruhi sentimen pasar. Namun, penurunan di bawah EMA 50 hari dapat membawa level support US$0,5835 menjadi pertimbangan.
Pembacaan Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di 46,02, menunjukkan potensi penurunan ke level support US$0,5835 sebelum memasuki wilayah oversold.
Ripple vs SEC
Pada hari Selasa, tidak ada kabar terbaru mengenai kasus hukum SEC versus Ripple bagi para investor. Kasus ini memasuki tahap akhir pada bulan November, dengan proses penemuan terkait solusi yang dijadwalkan selesai pada 12 Februari 2024.
Selama proses penemuan, Ripple bertujuan untuk mengurangi dampak dari dugaan penjualan XRP senilai US$770 juta kepada investor institusional, sementara SEC mencari jalan untuk ganti rugi. Mengingat tingginya taruhan yang terlibat, peluang penyelesaian sebelum Februari tampaknya kecil.
Tidak adanya kemajuan dalam penyelesaian memperpanjang kemungkinan banding SEC terkait keputusan Penjualan Terprogram XRP.

