- Tether mengumumkan investasinya di StablR untuk memperluas adopsi stablecoin di Eropa di bawah kerangka kerja MiCA yang akan datang.
- Lisensi EMI StablR memungkinkan stablecoin yang sesuai dengan MiCA seperti EURR dan USDR untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi transaksi.
Tether telah membuat kemajuan besar dalam tujuannya untuk meningkatkan penerimaan stablecoin di Eropa. Perusahaan ini mengungkapkan investasinya di StablR, penyedia stablecoin yang berbasis di Malta.
Terutama karena Eropa siap menerapkan kerangka kerja legislatif Markets in Crypto-Assets (MiCA) pada tanggal 30 Desember 2024, kerja sama kami bertujuan untuk meningkatkan ekosistem stablecoin di area tersebut.
Melalui investasi ini, Tether bertujuan untuk menjadikan dirinya dan para rekanannya sebagai pemimpin dalam menawarkan aset digital yang patuh dan aman bagi perusahaan dan individu.
Lisensi EMI StablR dan Kemitraan Tether Mendorong Inovasi
Awal tahun ini, khususnya pada Juli 2024, StablR memperoleh otorisasi Lembaga Uang Elektronik (EMI) dari Otoritas Jasa Keuangan Malta. Lisensi ini merupakan tonggak penting karena memungkinkan bisnis untuk mengembangkan stablecoin yang sesuai dengan MiCA, seperti USDR dan EURR.
Stablecoin ini dimaksudkan untuk meningkatkan likuiditas di beberapa bidang selain memungkinkan transaksi yang sempurna. StablR menghadirkan pengganti yang aman dan efektif bagi konsumennya untuk sistem keuangan tradisional dengan mengikuti kriteria peraturan Eropa yang ketat.
Investasi StablR Tether juga menunjukkan dedikasinya terhadap kepatuhan dan inovasi. Berkat kerja sama ini, StablR dapat menggunakan Hadron, alat tokenisasi yang baru saja diperkenalkan. Platform ini merevolusi industri dengan menyederhanakan tokenisasi aset di berbagai sistem blockchain.
Saat ini beroperasi di Ethereum dan Solana, Hadron menawarkan alat kepatuhan yang kuat seperti kebijakan Anti Pencucian Uang (AML) dan Kenali Pelanggan Anda (KYC). Alat-alat ini menjamin bahwa bisnis tetap terdepan dalam kancah peraturan yang terus berubah dan memberikan nilai bagi penggunanya.
Dengan stablecoin yang dipatok dalam euro saja bernilai sekitar US$400 juta dalam kapitalisasi pasar, pasar stablecoin Eropa telah menunjukkan ekspansi yang luar biasa. Kerja sama antara Tether dan StablR tepat waktu untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan lembaga keuangan dan konsumen ritel akan aset digital yang aman dan transparan.
Sebelumnya, CNF melaporkan bahwa Otoritas Regulator Jasa Keuangan (FSRA) Pasar Global Abu Dhabi telah menyetujui USDT Tether sebagai Aset Virtual yang Diterima. Fakta bahwa USDT sekarang disimpan di 109 juta dompet dengan setoran on-chain yang tersebar di antara 86 juta akun terpusat di seluruh dunia menyoroti pentingnya keberhasilan ini.

